Wawancara Perpisahan Coke dengan Sevilla Ini Menguras Air Mata

Siapa Sangka?

Sevilla mengalami perombakkan besar selama musim panas ini. Pergantian pelatih menjadi alasan utamanya. Unai Emery pergi move on ke PSG, sementara pelatih baru Jorge Sampaoli datang megisi tempatnya.

Evolusi signifikan terjadi. Pemain-pemain kunci seperti Ever Banega, Jose Antonio Reyes, Grzegorz Krychowiak, Ciro Immobile dan Kevin Gameiro semua minggat. Kini yang terbaru, sang kapten Jorge Andujar Moreno atau lebih gampang disebut Coke juga ikutan meninggalkan Ramón Sánchez Pizjuán.

Apakah ini semacam eksodus? Ya bisa dibilang demikian! Kepergian Coke seakan-akan merupakan kepedihan mendalam bagi warga Sevilla. Coke pergi. Seseorang yang membawa klub menjuarai Piala Eropa tiga kali kini hanya meninggalkan kenangan berupa catatan indah di Wikipedia.

Dalam konferensi pers perpisahan, Coke tak sanggup menitihkan air mata. Ia terkulai tak berdaya saat memikirkan fakta bahwa ia tak lagi berseragam putih khas Sevilla.

“Saya memiliki perasaan lucu selama dua hari terakhir, hati saya mengatakan bahwa terdapat sesuatu yang salah,” kata bek 29 tahun itu.

“Seperti yang telah saya katakan, karir seorang pesepakbola itu singkat. Saya merasa inilah yang harus saya lakukan, tapi ini memberikan saya kesedihan mendalam meninggalkan segalanya. Saya akan selalu menyimpan Sevilla dekat di hati saya.”