Ungkapan Terima Kasih Luar Biasa Suporter Sunderland Kepada Istri Dick Advocaat

Sunderland selamat dalam persaingan zona degradasi musim ini. 38 poin yang mereka kumpulkan sepanjang musim cukup untuk bertahan dengan setidaknya finish di urutan ke-16.

Salah satu orang yang harus mendapat banyak apresiasi atas keberhasilan ini adalah Dick Advocaat. Pelatih asal Belanda itu maju sebagai caretaker Sunderland pada bulan Maret 2015. 9 pertandingan sisa yang dimiliki Sunderland usai era Gus Poyet pun sukses dimanfaatkan Advocaat guna meraih poin krusial menuju posisi aman guna bertahan di Premier League.

Usai menjadi pahlawan, pelatih 67 tahun tersebut memilih tak memperpanjang masa baktinya di Sunderland. Keluarga, dan kesibukan jemput cucu menjadi alasan utama Advocaat meninggalkan Stadium of Light. Bahkan Advocaat bilang bahwa ia akan diceraikan isrinya jika terus berada di Sunderland (Sambil bercanda sih ngomongnya!)

Nego, nego, dan nego pun dilakukan pihak Sunderland supaya Advocaat mau bertahan. Dan akhirnya usai mempertimbangkan penawaran manajemen, serta berbicara pada keluarganya, Advocaat bersedia untuk menyandang status lebih tinggi ketimbang caretaker Sunderland musim depan.

Lalu, suporter Sunderland pun sadar kepada siapa mereka harus mengucapkan terima kasih.

Ide suporter Sunderland adalah mengadakan penggalangan dana untuk membeli karangan bunga untuk diberikan kepada Ny. Advocaat.

Hanya dalam 8 jam, uang senilai 1500 Euros (Rp20 Juta) terkumpul. Secara keseluruhan dana sekitar 2000 Euros berhasil tersedia.

Sekarang suporter Sunderland bisa memberikan karangan bunga sekaligus catatan rekor fantastis kepada Ny. Advocaat.

Hebaaat!

(Mirror)