Semen Padang Lolos ke Final Piala Jendral Sudirman Usai Mengejar Dua Agregat Gol (Video & Meme)

Semen Padang mengandalkan semangat tuan rumah demi mengejar ketertinggalan agregat dua gol dari Pusamania Borneo. Mereka yakin mereka bisa karena selisihnya dua gol bukan lima gol. Lagipula, mereka main di Stadion Stadion H Agus Salim, Padang.

Babak pertama berjalan ga sesuai harapan. Coach Nil Maizar gagal mendapat satu gol cepat guna menggembleng semangat Rizki Pora dkk.

Baru pada babak kedua Semen Padang tancap gas. Yoo Hyun-Koo berhasil menyarangkan bola ke pojok gawang Galih Sudaryono.

Sekitar 23 menit kemudian, Rudi membuat seisi stadion jejingkrakan berkat tendangan setengah volley yang memecah pertahanan Pusamania.

Skor 2-0 bertahan hingga akhir pertandingan. So, agregat 2-2 membuat babak tos-tosan terpaksa digulirkan.

Jandia Eka Putra menjadi penyelamat Semen Padang pada ronde ini. Kiper dengan rambut ponytail itu menggagalkan dua penalti pemain Pusamania Borneo.

Jandia Eka

Stategi yang disusun Coach Nil Maizar ga bisa dispelekan. Meski apa adanya, dia sukses membawa Semen Padang terbang ke Jakarta guna melakoni laga final di GBK.

Coach Nil

Lumba-lumba diseruduk banteng begitulah istilahnya!

Pusamania Borneo 2

Sementara itu, fans Pusamania berangsur-angsur menghindar dari peredaran.

Pusamania Borneo