Presiden Mauritania Menyuruh Babak Penalti Digelar Saat Pertandingan Masih Berumur 63 Menit Karena BOSEN!

Asli ini konyol banget! Pertandingan membosankan itu emang nyebelin, tapi kita sebagai penonton biasanya cuma bisa pasrah. Itu kalo ‘kita’ ya, kalo Presiden Mauritania mah lain ceritanya.

Jadi, pada saat pertandingan final Mauritanian Super Cup antara C Tevragh-Zeina dan ACS Ksar, Sang Presiden datang menyaksikan langsung di stadion. Sayangnya, apa yang ditampilkan di lapangan ga sesuai dengan ekspetasi Bapa Presiden. Dia bosen saat pertandingan berjalan tanpa gairah, gitu-gitu aja, mandek di skor 1-1.

Akhirnya, karena udah ga tahan, Bapa Presiden menyuruh pertandingan langsung menuju babak penalti. Iya! Menuju babak penalti saat jam wasit baru berjalan 63 menit.

Seperti tertulis di Gazette World:

Pihak panitia menyanggah! Mereka bersikeras kalo Bapa Presiden ga ada sangkut pautnya sama babak penalti yang pada akhirnya dimenangkan oleh Zeina.

Oke, percaya kok percaya!!!

Eh BTW, untuk menambah wawasan kamu, dan kali aja ada pertanyaan tentang Mauritania di Duel Otak, nih kita kasih tau lokasi negara di Afrika Utara tersebut.