Pidato Jose Mourinho Berasa ‘Stand Up Comedy’

Kita bukan salah satu fans Mourinho, kita juga suka gregetan sama dia, tapi serius pidatonya ini sedikit mengundang tawa atau minimal senyum-senyum dikit lah!

Pidato Mou pada malam penghargaan Player of the Year Chelsea di atas memiliki tema sindiran untuk tim pesaing juara. Bukan cuma itu, dalam pidato singkatnya, Mou juga sekalian mengejek haters yang menyematkan Chelsea sebagai tim parkir bus yang membosankan.

Mou pertama menyindir MU yang memiliki terlalu banyak ball posession, lalu Manchester City dengan pertahanan yang buruk, serta Arsenal yang hanya bermain bagus pada periode Januari-April.

Bagi kamu yang kurang paham, berikut terjemahan dari pidato di atas (poin-poinnya aja ya).

“Jangan takut karena saya tak membosankan untuk dilihat, dan jangan takut karena pidato saya tak akan lama…..Dan sekarang saya akan menceritakan kepada anda sebuah cerita fiksi,”

Mou pun kemudian pidato dengan bantuan grafik dalam layar:

“Terdapat sebuah tim yang bermain sangat baik dengan bola yang mengalir mengalir dan mengalir dan kualitas dari penguasaan bola sangat baik, tapi mereka tak menciptakan gol.

Mereka meminta kepada komite FIFA apakah mereka dapat menang dengan cara seperti ini tapi komite FIFA mengatakan bahwa itu tidak mungkin. Tim yang memiliki penguasaan bola lebih banyak tak cukup untuk memenangkan pertandingan dan mereka bukan tim juara.

Kemudian, terdapat tim lain. Hanya dengan satu gawang. Dan mereka mencetak banyak gol dari pemain dari berbagai posisi, dan mereka mencetak gol dan gol dan gol. Tapi mereka tak pernah kejebolan karena tak memiliki gawang.

Mereka berbicara pada FIFA dan FIFA mengatakan bahwa mereka tak dapat juara karena hanya ada satu gawang.

Lalu ada tim ketiga dan tim ketiga ini ingin bermain dengan dua gawang. Mereka mencetak beberapa gol, mereka juga kebobolan beberapa gol. Mereka fantastis. Mereka menciptakan gol yang sangat cantik. Mereka hampir juara.

Tapi, mereka meminta pada komite FIFA untuk bermain hanya pada periode Januari sampai April. Kemudian, komite FIFA mengatakan tak mungkin karena anda harus bermain dari Agustus sampai Mei.

Dan akhirnya terdapat sebuah tim. Mereka ingin bermain dengan peraturan normal dan mereka tahu dalam pertandingan mereka harus mencetak satu gol lebih banyak dari lawan.”

Melalui pidato ini, Mou sukses menohok seluruh haters serta rival Chelsea di Inggris.