Pesan Politik dari Penerobos Lapangan Pada Laga Belgia vs USA

Cieilah bawa-bawa politilk nih ye? Iya dong, kan kondisi dalam Negeri juga lagi dipanaskan oleh persaingan politik.

Oke, jadi gak cuma di Indonesia aja yang lagi hangat diperbincangkan, di Brazil pun isu politik juga lagi panas-panasnya. Ya walau gak sepanas presenter-presenter ini, tapi lumayan lah jadi warna tersendiri dalam perhelatan Piala Dunia.

Seperti yang kita tau, kan udah banyak tuh demo-demo dari para warga Brazil yang menolak Piala Dunia, alesannya sih Pemerintah jadi menghambur-hamburkan uang karena didorong oleh FIFA. Tapi ya apa boleh buat, gak mungkin juga kan Piala Dunia dibatalkan!

Piala Dunia sudah berjalan, kirain mah udah selesai demo-demoan warga Brazil, eh taunya masih ada aja. Walau bentuknya bukan demo, tapi tetep aja pesan yang disampaikan gak jauh beda.

Falco (nama panggilan), menerobos masuk lapangan pada laga perdelapan final antara Belgia vs USA. Saat wasit dan pemain sedang disibukkan oleh pelanggaran, diskusi dan segala macem, Falco¬† tiba-tiba masuk ke lapangan, menunjukan pesan ‘#Save Favelas Children. #Cirofive’ kepada dunia.

Setelah diselidiki, menurut Football Italia, Falco ini merupakan seorang penerobos lapangan kawakan yang profesional, ia pernah menerobos masuk pada pertandingan Serie A, ia juga merupakan penerobos lapangan pada Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan.

Profesional, Falco ini memang udah ahli banget kayanya dalam melewati pasukan pengaman stadion. Kemarin tuh tau gak? Dia itu pura-pura jadi penyandang cacat, sehingga dapet barisan paling depan, yang mana sangat memudahkan dirinya masuk ke lapangan.

Oh iya, Falco ini membawa 2 pesan sekaligus loh dalam bajunya. Pertama tulisan ‘Save Favelas Children’ dimana masksudnya udah jelas agar pemerintah Brazil atau pihak terkait lainnya mau memperhatikan kondisi anak-anak di wilayah Favela. Pesan yang kedua ‘#Cirofive’ itu Ciro Lives yang artinya itu menuju para Ciro Esposito, fans Napoli yang ditembak oleh ultras Roma.