5 Alasan Mengapa Mario Balotelli Menangis di Bangku Cadangan

Sabtu malam (8/2/2014) pertandingan pekan  ke-23 Serie-A Italia kembali digelar. Dari 3 pertandingan yang dimainkan, salah satunya terjadi partai panas di San Paolo antara SSC Napoli vs AC Milan.

AC Milan yang belum terkalahkan dalam 3 partai terakhir harus takluk ¬†oleh tim tuan rumah dengan skor 3-1. Milan unggul terlebih dahulu lewat gol pemain baru mereka, Adel Taraabt. Namun, Keunggulan tersebut hanya bersifat PHP, karena 3 menit kemudian Napoli menyamakan kedudukan lewat tendangan keras Gokhan Inler. Selanjutnya Gonzalo Higuain menjadi pahlawan ‘Il Partenopei’ berkat 2 golnya di babak kedua yang membuat mereka meraih 3 poin dirumah sendiri.

Ada yang tidak biasa dengan bench Milan di babak kedua. Bintang mereka, Mario Balotelli yang digantikan oleh Giampaolo Pazzini menit ke-73 terlihat sedih bahkan sempat menitihkan air mata. Paparazi yang menyorot hal tersebut pastinya bertanya-tanya alasan mengapa Super Mario menangis.

Berikut Bolawow akan mengungkap alasan mengapa Mario menangis di bench.

1. Kecewa Diganti

Sudah banyak kejadian pesepakbola yang emosi setelah digantikan oleh pemain lainnya. Biasanya pemain yang emosi diekspresikan dengan menendang botol minum, cuekin pelatih, atau memukul atap bench. Namun berbeda dengan Mario Balotelli, ia menangis di bench untuk mengungkapkan kekecewaannya tersebut. Sayangnya tidak ada rekan setimnya yang menyediakan bahu untuk tempat Balotelli menangis.

2. Prihatin Terhadap Performa Klub

Musim ini memang sepertinya musim yang suram bagi Milanisti. Kekalahan demi kekalahan terus mereka alami, tak hanya melawan tim papan atas sekelas Napoli, lawan tim papan bawah seperti Sassoulo pun mereka masih aja kalah. Sebagai bagian dari tim, mungkin Balotelli merasa gagal karena tak dapat mengangkat performa timnya tersebut, kegagalan tersebut ia ungkapkan melalui air mata.

3. Isu Rasisme

Suara peluit yang ditiupkan oleh para fans Napoli setiap kali Balotelli memegang bola menjadi dugaan lain mengapa Balotelli menangis. Berita yang langsung beredar adalah suara tersebut adalah bentuk rasisme terhadap Super Mario. Namun, kedua tim khususnya manajer Milan, Clarence Seedorf mengatakan tidak ada tindakan rasisme terhadap pemain nya tersebut.

4. Flappy Bird

Baru aja naro pantat di bangku cadangan, salah satu staff medis Milan udah mamerin skor tertinggi game ‘Flappy Bird’ miliknya kepada Balloteli. Seketika Balotelli langsung ‘drop’ karena ia saja belum bisa menembus skor 10 pada game yang mirip mario bros ini.

5. Lagi Stress

piafico1

Beberapa pekan lalu mantan pacar Super Mario, Raffaela Fico membawa kabar baik untuk dirinya. Anak yang dilahirkan dari rahimnya ternbyata positif merupakan anak dari Mario Balotelli setelah dirinya melakukan tes DNA. Mungkin Balotelli pusing karena pengeluaran bulanannya akan bertambah untuk membiayai hidup sang anak.

Saran aja sih buat Balo, coba deh buka warung nasi padang atau warung jamu oplosan buat pemasukan tambahan tiap bulan demi membeli susu buah hatinya. Ngaco!