Turnamen tertua di dunia, yakni Piala FA kembali mengeluarkan ilmu santet. Dalam pertandingan ronde keempat musim 2014/2015 ini, klub-klub besar Premier League kesulitan menghadapi klub dari divisi yang lebih rendah.

Setelah Emyu ditahan imbang klub divisi IV, klub besar lainnya seperti Manchester City, Chelsea, Liverpool, dan Tottenham Hotspur pun gagal meraih kemenangan.

1. Cambridge United vs Manchester United

Manchester United adalah klub paling sukses di Inggris dengan segudang trofi dan pemain bintangnya. Tapi bermain melawan klub divisi IV Inggris, Cambridge United mereka nampaknya masih kesulitan untuk mencetak gol.

Selama 90 menit, Di Maria, Falcao, dan sederet pemain dengan bayaran selangit tak mampu membobol gawang kiper Cambridge yang dibayar seikhlasnya.


2. Chelsea vs Bradford City

Serius kalo yang ini sih namanya aib! Bukan maen, tim terkuat Liga Inggris takluk ditangan tim divisi III, Bradford City dengan skor 4-2!

The Blues yang sempat unggul 2-0 diprediksi bakal menang besar minimal 8-0, tapi ternyata yang terjadi adalah sebaliknya. Bradford City comeback dengan mencetak 4 gol dan meluluh-lantahkan Chelsea di kandangnya sendiri!

Oh iya pada tahun 2012 Bradford City juga sempat mengejutkan publik loh setelah mereka berhasil melaju ke babak final Piala Capital One Cup. Pada partai final, Bradford dikalahkan Swansea dengan skor 5-0.


3. Manchester City vs Middlesbrough

Cuma karena ditinggal Yaya Toure ke Piala Afrika, penampilan Manchester City jadi belepotan. Malam tadi skuad ratusan juta Pounds milik Syeikh Mansour takluk 0-2 dari klub divisi Championship, Middlesbrough. Padahal statistik pertandingan menunjukkan bahwa City menang segala-galanya.

Kiper Middlesbrough yang baru aja dibeli dari Real Madrid B, Tomas Mejias menjadi salah satu kunci kemenangan tim berjuluk The Boro tersebut.

Ya seenggaknya gak kalah 8-2 lagi lah ya? Ada kemajuan kok berarti!


4. Tottenham Hotspur vs Leicester City

Jika melihat tabel klasemen di liga, Spurs yang berada diposisi 6 harusnya sih bisa menang lawan Leicester City yang sekarang duduk di posisi buncit alias juru kunci. Namun apa yang terjadi? Andros Townsend dkk nyerah 1-2 ditangan Leicester. Emm, golnya Spurs juga cuma dari penalti sih!


5. Liverpool vs Bolton Wanderers

Bermodalkan Lord Heskey dan Eidur Gudjohnsen Bolton percaya diri menghadapi Liverpool di Anfield. Liverpool yang berambisi untuk menyapu bersih semua gelar, menurunkan semua pemain kuncinya, namun Bolton yang mengandalkan permainan bertahan berhasil mengunci tuan rumah pada pertandingan tanpa gol.


6. Southampton vs Crystal Palace

Sebenernya wajar-wajar aja sih kalo Crystal Palace bisa menaklukan Southampton dengan skor 3-2! Wong striker yang mereka turunkan malam itu adalah duet striker paling tajam sepanjang sejarah BPL (Bapuk Premier League), Yaya Sanogo dan Marouane Chamakh.

Terbukti, kedua striker andalan Arsenal tersebut bekerja sama dengan baik meciptakan seluruh gol yang dicetak tim besutan Alan Pardew.

Kesimpulannya adalah klub raksasa yang gugur, semuanya kompak menelan kekalahan di kandang. Arsenal dan West Ham yang bermain tandang berhasil mengalahkan lawannya masing-masing. West Ham menghajar Bristol City dengan sko 1-0, sementara Arsenal mengalahkan Brighton and Hove Albion dengan skor 3-2.