Kisah Sedih Mantan Bintang Sunderland yang Menjadi Pelayan Kapal

Memang tak semua pemain bakal kembali sukses dengan profesi barunya setelah pensiun dari sepakbola, mantan striker timnas Skotlandia, Kevin Kyle adalah contohnya. Memulai karir dengan cukup baik di Inggris, Kyle kini terpaksa harus bekerja menjadi anak kapal.

Kyle memulai perjalanannya di lapangan hijau bersama tim asal Liga Inggris, Sunderland pada tahun 2000. Karena umur yang masih muda dan kalah saing dengan seniornya, Kyle selama 2 musim dipinjamkan ke Huddersfield Town, Darlington, dan Rochdale. Setelah melanglang buana di beberapa klub, Kyle pulang ke Sunderland dan bermian reguler selama musim 2003-2004 dengan mencetak 16 gol.

Setelah menyelesaikan kontrak di Sunderland pada tahun 2006, Kyle berturut-turut pindah ke Conventry, Kilmarnock, Heart, dan Rangers. Terakhir pada musim 2013-2014 Kyle merumput bersama klub League One Skotlandia Ayr United.

Nah pada awal tahun 2014, ia diputus kontrak oleh klubnya dan tidak memiliki klub lagi hingga saat ini. Walaupun belum mengumumkan akan gantung sepatu, Kyle memilih langsung mencari pekerjaan baru sebagai pelayan di kapal demi menghidupi keluarganya.

Pertanyaannya adalah satu, kenapa Kyle bisa banting setir gitu! Dari pemain bola menjadi anak kapal? Bukannya pemain bola itu gajinya besar-besar ya?

Ternyata Kevin Kyle ini merupakan pesepakbola yang gila judi. Saat ia memiliki gaji tertinggi sebesar £10 ribu (Rp 200 juta/minggu), ia biasa menghabiskan uang sampai £7 ribu (Rp 140 juta) hanya untuk berjudi.

Duit habis dan karir tamat, akhirnya Kyle memilih pekerjaan diatas kapal laut. Kalian tahu berapa gaji Kyle di kapal? Yakni £400 (Rp 8 juta/minggu). Turun drastis!

Kisah dari seoran Kevin Kyle ini sebaiknya diperhatikan oleh para pemain muda yang sukses tapi kurang pandai mengatur keuangan. Ada baiknya mereka melakukan investasi dari sekarang, agar setidaknya pada saat pensiun nanti gak merana-merana banget.