Jordan Larsson Diserang Oleh Ultras Usai Helsingborg Terdegradasi

jordan-larsson-helsingborg

Klub asal Swedia Helsingborg harus terima nasib bermain di kasta kedua musim depan usai tim yang ditangani oleh mantan Celtic dan Manchester United, Henrik Larsson kalah 2-1 atas Halmstads.

Terkahir kali Helsingborg terlempar dari kasta utama adalah pada tahun 1991. Oleh karena itu, wajar jika suporter ngamuk usai pertandingan.

Mereka berbondong-bondong masuk ke dalam lapangan. Mereka melempar kursi, sapu ijuk serta perabotan rumah tangga lainnya. Mereka bahkan menyerang anak Henrik Larsson, Jordan yang mencoba meminta maaf atas keterpurukan tim.

Jordan yang baru berumur 19 tahun terpancing esmosi. Ia mencoba menyerang balik kerumunan fans yang mulai sadar aksi mereka di luar batas.

Situasi pada akhirnya aman terkendali. Gerombolan suporter kembali ke tribun sementara Jordan digelandang masuk ke ruang ganti.