in

Inilah 4 Pelatih Peraih ‘Wow Manager of The Year’

nasi-tumpeng

Dibalik kesuksesan sebuah tim sepak bola, pasti terdapat sosok pelatih hebat dibelakangnya. Komando, instruksi, serta wejangan seorang pelatih kepada pemain sangat menentukan karakter permainan tim. Berhubung udah akhir tahun, bolawow punya beberapa pelatih yang kita nobatkan sebagai  ‘Wow Manager of The Year’.

‘Wow Manager of The Year’ adalah penghargaan pelatih terbaik paling wow aseli punya bolawow. Penghargaan ini disimboliskan dengan memberikan nasi tumpeng kepada pemenangnya. Gak cuman sekedar ngasih gelar, beberapa pelatih yang terpilih sebagai ‘Wow Manager of The Year’ ini memiliki nasib dan perjuangan yang agak unik. Oke langsung aja, mereka adalah:

 

1. Mauricio Pochettino

azzzt

Pelatih asal Argentina ini direkrut Southampton pada awal tahun 2013 menggantikan Nigel Adkins karena performa tim yang tak kunjung stabil. Saat itu posisi Soton sedang tenggelam di zona degradasi.  Awalnya banyak fans Soton ragu dengan penunjukan Pochetino. Maklum aja, Pochetino cuma punya pengalaman ngelatih dua tahun, plus nggak bisa spik-spik English sedikit pun, dan harus langsung dijejelin sama kerasnya Premier League.

Namun, bapak dua anak ini menepis semua keraguan tersebut.  Soton berhasil selamat dari jurang degradasi dengan finish di posisi-14. Bahkan dimusim ini, Soton sempet nangkring di posisi ketiga pada pekan ke-11 dan berhasil mempermalukan tim gedong macem Liverpool, Chelsea dan Manchester City.

Wajar kalo kita milih Pochetino sebagai salah satu ‘Wow Manager of The Year’. Dibalik keterbatasan dan kekurangannya, pelatih ini justru mampu berbicara banyak di liga sekeras Premier League.

 

2. Ottmar Hitzfield

17198_heroa

Swiss merupakan negara dengan jumlah penduduk hanya 8 juta jiwa, hampir sama dengan jumlah penduduk Kota Bandung. Namun jangan salah, walaupun cuma punya penduduk seupil, negara penghasil jam ini menempati posisi 8 FIFA World Ranking pada November 2013.  Dengan peringkat tersebut, Swiss masuk ke dalam plot unggulan pada drawing grup Piala Dunia 2014.

Dibalik kegemilangan Swiss tahun 2013 ini,  Ottmar Hitzfield menjadi aktor utamanya. Pelatih asal Jerman tersebut membawa Swiss menuju Piala Dunia tanpa kekalahan dibabak kualifikasi Grup E Zona Eropa. Bahkan Swiss bisa ngalahin Brasil 1-0 dilaga persahabatan bulan Agustus lalu.

Kenapa kita pilih Hitzfield sebagai ‘Wow Manager of The Year’? Opa berumur 64 tahun ini sangat jenius memoles bakat-bakat pemuda Swiss. Xherdan Shaqiri (Bayern Munchen, 22 tahun) Haris Seferovic (Real Sociedad, 21 tahun) dan Granit Xhaka (Borussia Moenchengladbac, 21 tahun) adalah anak-anak muda yang patut diwaspadai saat Piala Dunia 2014 nanti. Mereka akan dikombinasikan dengan pemain angkatan senior seperti Stephan Lichtsteiner, Gokhan Inler, dan Valon Behrami. Racikan Opa Hitzfield ini diyakini mampu berbicara banyak di Brasil nanti.

 

3. Rafael Benitez

Rafa Benitez

Menggantikan Roberto Di Mateo pada pertengahan musim lalu, Rafa sempat merasakan galau yang luar biasa. Hampir semua pendukung Chelsea menolak penunjukan dirinya sebagai pelatih The Blues. Setiap pertandingan di Stamford Bridge bertebaran poster-poster kecil bertuliskan “Rafa Out”.

Namun semua keraguan fans dijawab oleh Rafa dengan juara ‘liga malam jumat’ Europa League. Rafa juga berhasil mengantarkan Chelsea lolos ke Liga Champions dengan finish diurutan ke-3 Liga Inggris musim lalu.

Di tengah pressure yang sangat tinggi, Rafa tetap mampu menghadirkan gelar buat Chelsea. Alasan inilah yang menjadi dasar mengapa kita memilih Rafa sebagai salah satu ‘Wow Manager of the Year’. Walau pada akhirnya, habis manis sepah dibuang, Rafa tetep dipecat, hiks.

 

4. Indra Sjafri

coach indra

Pelatih asal Padang ini menghapus dahaga gelar sepakbola Indonesia selama 22 tahun lamanya. Gelar juara AFF U-19 dipersembahkan untuk rakyat Indonesia yang haus akan prestasi timnas. Belum cukup sampai disitu, timnas U-19 juga berhasil lolos ke Piala Asia U-19 2014 nanti.

Ditengah carut marut sepakbola Indonesia yang gak jelas, plus pembinaan pemain muda yang minim, Coach Indra berinisiatif sendiri dengan melakukan blusukan ala ‘Jokowi’, mencari bibit-bibit putra daerah yang jago main bola.

Alhasil banyak pemain-pemain bertalenta dari ‘liga kampung’ yang ditemukan oleh Coach Indra. Semangat ‘blusukan’ inilah yang menjadi alasan mengapa kita memilih Indra Sjafri sebagai salah satu ‘Wow Manager of the Year’ .

 

Itulah pelatih-pelatih yang berhasil meraih penghargaan ‘Wow Manager of The Year’ 2013. Selamat bagi para pemenang. Nasi tumpeng akan langsung kita kirim ke rumah masing-masing pemenang.

 

balemoney

Hal-Hal Yang Dapat Dilakukan Dengan Uang Senilai Harga Transfer Gareth Bale

Rosana-Davison-OK

‘Duo Pirang’ Pembawa Acara Liverpool TV