Inilah Alasan Arsenal Meminjam Kim Kallstorm

Setelah gagal mendapatkan tanda tangan dari beberapa pemain besar seperti Draxler, Kalou, ataupun Vucinic. Arsenal akhirnya berhasil mendapatkan Kim Kallstrom jelang penutupan bursa transfer musim banjir.

Kallstorm yang merupakan pria dewasa (31 tahun) asal Swedia dipinjam Arsenal dari Spartak Moskow hingga akhir musim. Banyak komentar yang muncul terkait transfer ini, pasalnya Arsenal jarang merekrut pemain tua. Orang-orang bilang Wenger harusnya melakukan transfer ini sejak sepuluh tahun lalu, saat grup vokal CJR belum terbentuk.

Walaupun banyak mengundang kritik, namun menurut kita tim scouting (Departemen HRD) Arsenal punya alasan sendiri dalam merealisasikan transfer Kallstorm. Seperti biasanya bolawow secara sok tahu akan membeberkan alasan Arsenal merekrut Kallstorm.

1. Kekurangan Pemain Tengah

Memasuki periode penting (Februari-April), pemain Arsenal malah tumbang satu per satu. Aaaron Ramsey yang menepi selama 4-6 minggu karena cidera, Rosicky yang sebulan cidera sebulan sembuh, Flamini yang dihukum gara-gara aksi kriminal, serta Wilshere yang kebanyakan main sabun membuat Wenger sering kali kehabisan pilihan. Makanya deh Arsenal yang semula didorong untuk membeli striker, jadi pindah haluan untuk membeli seorang gelandang.

2. Kegagalan Transfer Utama

Nama Draxler terus dikait-kaitkan dengan Arsenal sejak dibukanya periode transfer awal Januari lalu. Berbagai gosip terus menimpa Arsenal yang kayanya ‘banyak banget pertimbangan’ dalam hal pembelian Draxler. Akhirnya bursa transfer ditutup, Arsenal gagal mendapatkan target utama mereka Julian Draxler. Para fans harus puas dengan PHP para penyebar berita gosip.

Note: Bolawow gak ikutan nyebarin gosip Draxler ya!

zp_466606757_SM_7615a_1_1CD530_5279

3.  Pengiritan

Bukan Arsenal namanya kalo boros dalam hal belanja pemain. HRD Arsenal itu orangnya efektif mendekati pelit dalam mengeluarkan duit. Kegagalan transfer Draxler juga diduga karena pihak Arsenal yang gak mau keluar duit banyak. Yaudah karena udah mepet juga, Arsenal akhirnya cari yang gratisan. Lumayan lah daripada lumanyun.

4. Nyari Temen Buat Rosicky

Seperti yang sama-sama kita tahu bahwa Arsenal dipenuhi oleh anak-anak muda. Rosicky sebagai om-om merequest pada Wenger untuk mencari teman yang seumuran dengannya. Rosicky kadang suka dikucilkan oleh teman-temannya hanya karena ia kurang paham dengan dunia perlendiran. Ya maklum lah, terkadang obrolan anak muda dengan obrolan om-om emang agak kurang nyambung.

Intinya, ya sukuri aja sih transfer Kallstrom, doi bagus juga tau mainnya (dulu). Efek seburuk-buruknya paling Arsenal gagal angkat trofi lagi. Pissss.