Ini Jawaban Wenger Ketika Nanti Di Hari Penghakiman Ditanya Oleh Tuhan

wenger-tuhan

Akhir pekan ini Arsene Wenger merayakan bertambahnya umur. Wenger genap berusia 67 tahun saat Arsenal menjamu Middlesbrough di Emirates Stadium, Sabtu (22 Oktober 2016).

Menyandang status sebagai manajer paling tua di Premier League jelas membuat Wenger menjadi yang paling berpengalaman. Namun The Professor menilai jika pada kenyataanya bertambahnya umur hanya meningkatkan tekanan berkompetisi.

Berikut penuturan Opa seperti dikutip The Guardian:

“Umur anda dengan cepat akan menjadi alasan psikologis untuk mendepak anda

Sama halnya seperti menjadi pemain. Ketika anda mencapai umur tertentu lalu memiliki performa yang buruk mereka akan berpikir: ‘Sudah saatnya anda pergi.’ Itulah mengapa harapan yang ada lebih tinggi dari sebelumnya.

Saya hidup di dunia kompetitif dan penilaian terhadap saya bergantung terhadap apa yang saya hasilkan.

Umur saya seharusnya tak mempengaruhi hal itu. Tapi jika anda tidak bagus umur akan dengan cepat menjadi masalah.”

Lalu lebih jauh lagi, pelatih yang sudah lebih dari dua dekade menukangi Arsenal itu berbicara tentang kehidupan setalah kematian.

“Jika Tuhan benar ada dan suatu hari saya pergi ke atas sana dan dia bertanya: ‘Apa kau ingin masuk? Apa yang telah kau lakukan selama hidup?’ dan satu-satunya jawaban yang saya punya adalah: ‘Saya mencoba memenangkan pertandingan sepakbola.’

Dia akan berkata: ‘Hanya itu yang kau lakukan?’ dan jawaban yang saya punya adalah: ‘Itu tak semudah keliatannya’.”

“TAK SEMUDAH KELIATANNYA”

Yap tepat sekali untuk menggambarkan hasil imbang tanpa gol Arsenal melawan Middlesbrough. Menang dalam sepakbola tak pernah semudah yang dibayangkan.