Suporter asal Turki itu emang terkenal nekat dan berani. Apalagi suporternya Galatasaray yang emang udah terkenal akan kegilaan mereka.

Bertandang ke klub asal London, Arsenal, ribuan fans Gala nyarter puluhan angkot dan metromini untuk mengangkut mereka dari Turki menuju Inggris. Sesampainya di London, mereka meramaikan setiap jalan yang mereka lewati sebelum akhirnya menuju stadion untuk menyaksikan pertandingan.

Gak cuma di luar stadion, di dalam stadion fans Galatasaray juga rajin membuat onar. Kala pertandingan sedang berjalan dan tuan rumah sudah memimpin dengan skor 2-0, fans Galatasaray mulai rusuh dengan melemparkan flare ke dalam lapangan. Setidaknya terdapat 5 flare, 10 kembang api, dan 3 petasan jangwe yang masuk ke dalam lapangan. Untungnya, fans Gala gak sampe nabun bakar sampah, kalo iya mah bisa kebakaran tuh Emirates.

Akibat insiden tersebut, pertandingan terpaksa ditunda sebentar. Muslera dan Sneijder mendatangi para fans yang keliatannya ngambek gegara gawang mereka dibobol 2 kali oleh Welbeck. Muslera membuang flare ke luar arena pertandingan, sementara Sneijder coba menenangkan para suporter.

Setelah situasi kondusif, pertandingan kembali dilanjutkan! Dan Galatasaray benar-benar menjadi lumbung gol Arsenal malam itu. Mereka kebobolan 4 gol dan hanya menciptakan satu gol lewat titik putih.

Eh cerita belum abis loh! Seusai pertandingan, untuk menghindari terjadinya bentrokan dengan fans tuan rumah, pihak keamanan menahan fans Galatasaray di dalam stadion. Menariknya, walau tim mereka dibantai abis, para fans tetap bernyayi seakan-akan bahwa tim mereka lah yang memenangkan pertandingan.

Wah keren ya???