parlay cashback

article-2355022-1A89FB9C000005DC-899_634x606

Bolawow – Seluruh pertandingan Liga Champion telah selesai dilaksanakan. Enam pertandingan telah dilalui, 540 menit telah dilakoni, namun Si Nyonya Besar, Juventus, gagal memanfaatkan waktu tersebut untuk lolos ke babak gugur Liga Champion.

Dengan raihan 6 poin, anak buah Antonio Conte ini hanya duduk di posisi 3 klasemen di bawah Real Madrid dan Galatasaray. Hasil ini juga membuat Juventus berhak melaju ke Europa League. Sebuah hasil yang sungguh mengecewakan, melihat Juventus merupakan penguasa di Liga Italia.

Jadi sebenernya apa sih yang menyebabkan Juventus gagal masuk fase ‘Knock-Out’ Liga Champion? Nih kita kasih tau:

1. Kegagalan Meraih Poin Penuh Melawan Tim Terlemah

Dari 4 tim yang ada di grup ini, Kopenhagen bisa dibilang tim yang terlemah. Juventus seharusnya bisa memetik angka penuh ketika berhadapan dengan tim asal Denmark ini. Namun, yang terjadi adalah Juventus hanya menang sekali dan seri sekali.

2. Real Madrid

Tergabung di grup yang katanya grup neraka, Juventus harus pasrah ketika mereka dijodohkan dengan Real Madrid. Apesnya Juventus cuma bisa dapet 1 poin dari 6 poin yang bisa diraih pada saat melawan raksasa Spanyol tersebut. Padahal Vidal udah jatoh-jatohan kaya gini:

cHBI7Ex

3. Kalah Di Laga Paling Krusial

Di pertandingan terakhir, Juventus ketemuan ama Galatasaray di Istanbul. Juventus hanya membutuhkan hasil imbang untuk lolos, sementara Galatasaray kudu mesti menang kalo gak mau gugur. Pertandingan berjalan di suhu yang sangat dingin, ‘sedingin sikapmu padaku’ lah pokoknya, sampe ujan salju juga kok. Setelah ujan salju yang semakin parah, terpaksa pertandingan di ‘pending’.

BbNgqfeCQAAg0pT

Pada keesokan harinya, ketika cuaca mulai membaik pertandingan Galatasaray v Juventus ini pun digelar kembali. Karena diduga tidak meminum kopi, Juventus akhirnya terkapar dalam dinginnya salju. Gol tunggal Sneijder membinasahkan harapan mereka lolos dari grup ini.

4. Faktor Tevez

Dua musim kemarin, Tevez bermain bersama Manchester City, dimana secara tragis Manchester City gagal lolos ke fase 16 besar. Sekarang Tevez bermain bersama Juventus, dan ia kembali menemui kegagalan untuk lolos dari fase grup. Sementara City  tanpa kehadirannya berhasil lolos. Ironisnya lagi, Tevez belum mencetak 1 gol pun di Liga Eropa sejak 2009. Tragis memang tapi inilah kenyataan dalam hidup ini.

Ya jadi kira-kira itulah penyebab Juventus gagal lolos ke babak selanjutya. Pogba dkk sebaiknya ambil hikmahnya aja lah, yang penting kan masih ada kerjaan pas di tengah pekan, daripada maen sabun mulu. Eh emang kamu maen sabun mulu!