Gara-Gara Filosofi, Van Gaal Sama Victor Valdes Jadi Marahan

Berakhir sudah persahabatan bagai kepompong antara pelatih jenius, Van Gaal dengan kiper legendaris, Victor Valdes.

Biar kita jelasin secara ringkas kenapa hal ini bisa terjadi:

1. Setelah kontraknya dibiarin berakhir gitu aja sama Barcelona, Victor Valdes ikut latihan sama Manchester United bulan Oktober 2014.


 

2. Daripada terkatung-katung ga jelas, Manchester United akhirnya memberikan Valdes kontrak selama 18 bulan pada bulan Januari 2015.


 

3. De Gea tampil konsisten, gak cidera-cidera, dan terus menerus jadi pilihan utama Van Gaal di berbagai kompetisi. Valdes pun terpaksa mengalah dengan hanya bermain pada pertandingan skuad reserve ataupun U-21 Manchester United.


 

4. Boom! Cerita panas terdengar setelah Van Gaal tak membawa Valdes dalam tur pramusim. Bahkan dalam konferensi persnya, Van Gaal dengan jelas menyatakan dia kecewa berat sama Valdes.

“Valdes tak dipilih untuk tur karena dia tak mengikuti filosofi saya. Dia musim lalu menolak untuk bermain di tim kedua. Terdapat banyak aspek dalam filosofi tentang bagaimana anda menjadi kiper di tim seperti Manchester United.

“Ketika anda tak mampu menjalankan prinsip dari filosofi tersebut maka hanya ada satu cara, yaitu keluar. Bagi kami ini adalah sebuah kekecewaan besar. Kami pikir dia dapat mengikuti filosofi kami. Ini memalukan karena kami memberi dia kesempatan untuk memulihkan dirinya. Kemudian kami memberi dia kontrak. Dan tentu dia fit untuk bermain. Ketika anda tak bermain di tim utama, anda harus bermain di tim cadangan.”


 

5. Kuping Valdes pun panas karena omongan Van Gaal. Lalu kiper 33 tahun itu membalas kritik pedas Van Gaal via Twitter.

Di situ Valdes secara tersirat menyampaikan bahwa filosofi yang disebut-sebut sama Van Gaal telah ia ikuti dengan baik dan benar.

TO BE CONTINUED…..