Freestyler Sepakbola yang Jarang Tampil di TV Swasta

Menjadi terkenal berkat bakat freestyle merupakan sesuatu yang sangat hebat. Pasalnya sehebat apapun skill mengolah bola para ‘freestyler’, tetep aja akan kalah terkenal dengan para pesepakbola yang terjun langsung ke lapangan bola bersama klub resmi.

Nah berikut freestyler-freestyler dengan skill tingkat dewa yang jarang terekspose oleh para awak media:

1. Sean Garnier

Sean Garnier adalah seoarang freestyler asal Prancis yang lahir di Paris pada 18 Juni 1984 hari Senin pahing. Kesukaanya pada pelajaran Seni saat masih di STM membuat Sean berhasil mengkombinasikan Freestyle dengan music dan dance. ‘Sean’ panggilan gaulnya waktu di sekolah, menjadi juara dunia freestyler yang diadakan di Sao paolo Brazil 2008.  Kelincahannya dalam memainkan bola sudah tidak usah diragukan lagi, menari, menggelinjang, dan naik turun dengan bola di kakinya banyak membuat orang ‘tercengo-cengo’.

Kemahirannya memainkan bola ternyata mengundang beragam pujian, Sang Legenda seperti Edgar Davids memberi julukan kepadanya “Bajing Kilat” karena kelincahannya, Neymar juga memberinya julukan si “Kaki seribu” entah karena skillnya atau karena bewoknya yang mirip kelabang. Saat ini Sean aktif mengikuti turnamen dan kunjungan ke berbagai negara untuk mengkampanyekan freestyle football bersama dengan komunitasnya, S3.  Sean mengaku acara ini berjalan karena uang  pribadi bukan karena didukung oleh partai atau caleg.

2.  Soufiane Bencock

Soufiane Bencock  adalah runner-up freestyle footbal 2012. Pemuda kelahiran Belgia ini memiliki talenta yang jarang dimiliki orang lain, ia mampu bermain bola dengan sepatu roda.  Soufay (panggilan gaulnya saat ini) bergabung bersama Sean di dalam S3 Society. Pemuda ini dikenal sebagai ahli panna (teknik mengolongkan bola di kaki lawan) . Berkat skill dan kemampuannya tersebut, S3 society merasa tertarik untuk merekrutnya. S3 berhasil menggaetnya masuk kedalam tim untuk menjadi personil inti dengan iming-iming gaji di atas UMR.

3.  Skill Twins

‘Skill Twins’ merupakan kembar yang jago mengolah bola, terkenal berkat mengunggah video freestyle mereka ke dalam youtube. Saat ini mereka sudah memiliki ribuan fans dengan julukan “Sahabat Twin” juga “ Twin Brother Lovers“.  Adalah Josef dan Jakob, adik – kakak yang mencintai sepak bola saat kecil,  di usia yang baru menginjak angka 18, mereka telah memiliki prestasi segudang berkat freestyle football.

Skill impresif mereka juga mampu mengundang pemain top dunia sekelas Zlatan Ibrahimovic untuk beruji coba, pujian dan sanjungan terus mengalir dari idung Zlatan kepada kedua bocah ini. Zlatan mengungkapkan jika mereka adalah pemain yang sangat bertalenta dan sangat layak untuk menjadi pemain bola profesional.

4. Kotaro “Tokura” Tokuda

Kotaro adalah freestyler asal jepang, juara dunia freestyle 4 kali ini luar biasa mengagumkan. Kelincahan dan kreatifitasnya yang luar biasa  selalu mampu membuat para pemirsa terkagum-kagum. Kotaro sudah sangat menyukai sepakbola saat beranjak SMP. Juara dunia red bull street style 2012 ini, memberikan warna berbeda pada dunia freestyle dengan mengkombinasikan gerakan akrobatic dan dance. Saat ini Kotaro aktif diberbagai acara ke-freestylean tingkat Kabupaten, Propinsi, Negara, hingga Dunia.