Dua Momen Ini Jadi Bukti Kenapa Sunderland Ada di Zona Degradasi

Sunderland menjani musim merana lainnya di Premier League. Untuk kesekian kali dalam hidupnya, The Black Cats harus berjuang di bawah bayang-bayang zona degradasi.

Usaha manajemen untuk menanggulangi ancaman Championship sebetulnya udah maksimal. Manajer sekaliber Sam Allardyce udah didatengin. Pemain internasional pun datang jauh-jauh buat membantu.

Tapi ya gitu, Sunderland masih disitu-situ aja! Masih Sunderland yang sama! Laga melawan Leicester akhir pekan lalu seakan jadi cerminan betapa ringkih skuat yang mereka miliki.

Ambil contoh dari dua momen ini:

Borini dibeli dari Liverpool seharga 8 juta pound dari Liverpool musim panas 2015 lalu

Jack Rodwell datang dari Manchester City dengan bandrol 10 juta pound

Oke mari sok tau dengan sedikit mencermati! Borini ditambah Rodwell berarti 18 juta pound. Dalam nominal rupiah, angka tersebut setara dengan 336 Miliar.

Artinya apa, artinya 336 Miliar untuk penyelasaian akhir seperti demikian. 336 Miliar untuk penderitaan tanpa akhir. Meskipun tak bisa dipungkiri bahwa inilah sepakbola modern, tapi 336 Miliar itu terlalu banyak. Serius deh! Naik haji aja gak sampe 50 juta!