in

Inilah Beberapa Pesepakbola Tenar yang Memutuskan Pensiun Pada Musim Ini

Berakhirnya musim kompetisi 2013/2014 juga menjadi akhir karir bagi beberapa pesepakbola ternama. Banyak nama tenar yang udah gak sanggup lagi menjalani peran sebagai pemain profesional hingga  mereka memutuskan untuk pensiun tahun ini.

Berikut nama-nama beken yang gantung sepatu setelah bertahun-tahun berkiprah di dunia persepakbolaan:

1. Javier Zanetti (Inter Milan)

Javier Aldemar Zanetti, pemain tampan multiposisi yang umurnya sudah berkepala 4 ini akhirnya memutuskan untuk pensiun pada 2014. Sembilan belas tahun mengabdi untuk Inter Milan, Zanetti telah banyak meraih pencapaian seperti gelar Serie A, Coppa Italy, Champions League dan FIFA Club World Cup.

Perpisahan mengharukan pun terjadi di Giuseppe Meazza beberapa waktu lalu saat Inter menghadapi Lazio. Menurut rumor yang beredar nomer punggung 4 bakal dipensiunkan oleh Inter Milan.

Alasan pensiun: Mau jadi direktur Inter Milan sambil sesekali terjun di dunia modeling demi memanfaatkan ketampanannya.

2. Juan Sebastian Veron (Estudiantes)

Siapa yang gak kenal pemain botak yang satu ini? Berpenampilan seperti penjahat di pelm-pelm, Veron sama kayak Ibra yang doyan gonta-ganti klub. Veron juga terkenal sebagai pemain yang tempramen, doi malah pernah mau dipenjara gegara pemalsuan paspor saat membela Lazio.

Tau gak? Ini tuh merupakan pensiun kedua kalinya bagi Veron.  Sebelumnya Veron mengatakan ia pensiun dari persepakbolaan Eropa, ia pulang kampung dan bermain untuk klub Estudiantes. Setelah beberapa tahun comeback , Veron akhirnya memutuskan untuk benar-benar pensiun di klub tempat ia memulai karir, Estudiantes.

Alasan pensiun: Jadi direktur Estudiantes dengan menyambi sebagai aktor  penjahat di film naga

3. Antonio Di Natale (Udinese)

Mungkin ini dia perpisahan paling manis di Italia musim ini. Kapten Udinese, Antonio “toto” Di Natale memutuskan pensiun di usia 36 tahun akhir musim ini. 10 tahun bersama Udinese kayaknya cukup buat Di Natale untuk menjadi legenda Friuli.

Pertandingan perpisahan pun terasa manis di Friuli setelah Di Natale mencetak hattrick ke gawang Sampdoria. Duh, masih oke kok udah pensiun sih mas??

Alasan pensiun: Pengen jadi legenda, komentator, pundit football, serta konsentrasi pada bisnis pecel lele.

4. Park Ji Sung (PSV Eindhoven)

Namanya muncul setelah tampil brilian bersama PSV. Ji-Sung kemudian direkrut Sir Alex Ferguson dan meraih puncak karir dan masa keemasan bersama Manchester United. Ji-Sung merupakan pemain Asia yang paling sukses saat itu. Namun seiring berjalannya waktu, Ji Sung yang sudah merupakan barang lama di Old Trafford akhirnya terpaksa dijual ke QPR.

Bermain untuk QPR tak membuat karir Ji-Sung secemerlang sebelumnya. Ia hanya bertahan 2 musim disana. Selanjutnya Ji-Sung “pulang” ke klub yang membesarkan namanya, PSV Eindhoven. Pria Korea Selatan itu pun akhirnya memutuskan pensiun disana pada usia 33 tahun.

Alasan pensiun: Pengen main drama serial Korea sekalian gabung boyband SuJu.

5. Ryan Giggs (Manchester United)

Ini nih terakhir si tua-tua keladi asal Wales, Ryan Giggs. 24 tahun berada di MU akhirnya Giggs memutuskan pensiun. Padahal berkali-kali dia ngotot bilang bahwa dirinya belum mau pensiun karena dengkulnya masih kuat, tapi akhirnya dia menyatakan mundur sebagai pesepakbola profesional.

Saking gilanya dia sama bola, waktu jadi interim manager mengantikan Moyes, Giggs sempet-sempetnya ikutan bermain di lapangan. Kalo bicara trofi dan penghargaan buat MU atau pribadi sih udah gak perlu ditanya ya, malah kabarnya Giggs sempet mau pinjem lemari trofinya Arsenal yang selama ini gak dipake.

Alasan pensiun: Mau jadi asistennya Luis Van Gaal di MU sekaligus model di majalah playboy.

Wah sedih ya mengetahui bahwa pemain-pemain ini gak bakalan lagi sering terlihat berlaga di lapangan hijau. Selamat menikmati hari-hari pensiun ya pak! jangan lupa uang pesangon diambil!

Toure Birthday

Gak Ada yang Ucapin Ultah, Yaya Toure Berencana Tinggalkan Manchester City

5469677-large

Demi Tiket Final, Fans Derby County Rela Nginep Di Emperan Stadion