Alasan Mengapa Indonesia Bisa Kalah Dari China

Indonesia menelan kekalahan saat bertandang ke Shaanxi, Xi’an Stadium China (ngeja nama stadion nya aja udah ribet). Kekalahan 1-0 atas China ini menipiskan asa timnas Indonesia untuk melaju ke Piala Asia 2015. Bolawow punya beberapa alasan nih mengapa Timnas kita bisa kalah tadi malem. Penasaran kan ? yuk di scroll kebawah.

1. Suhu Ekstrim di China Mencapai 8 Derajat Celcius

Di Indonesia suhu rata-rata sekitar 26-30 derajat celcius kan ya ? Gimana kalau secara tiba-tiba suhunya turun menjadi 8 derajat celcius. Di musim hujan aja paling rendah suhunya mencapai 22-24 derajat celcius (pada malam hari dan sedang hujan) dan kebanyakan yang orang Indonesia lakukan adalah tidur. Lalu bagaimana kalau suhunya 8 derajat celcius ditambah harus ngejar-ngejar bola. Seharusnya lagi ‘nganget’ dirumah bareng pasangan malah harus maen bola. Jadi musuh Timnas Indoneisa bertambah menjadi 2, Timnas China dan suhu dingin.

2. Mainnya bukan di GBK

Gelora Bung Karno itu terkenal sama keangkerannya, iya angker banget. Tapi semalam kick off dihelat di China yang artinya mayoritas penonton mendukung China. Ada pepatah mengatakan “penonton adalah pemain ke 12” berarti tadi malem itu 12 vs 11 kan ?? wajar dong Indonesia bisa kalah. Kalau mainnya di GBK pasti akan ada ‘teriakan-teriakan beringas’ untuk mensuport timnas, sedangkan tadi malam teriakan tersebut hanya terdengar dilayar kaca. that’s the different.

3. China Adalah Negara Dengan Jumlah Penduduk Terbanyak

China mempunyai SDM terbanyak di dunia dengan menempati peringkat pertama jumlah penduduk terbanyak, sedangkan Indonesia menempati peringkat ke-4. China berpenduduk sekitar 1.4 miliar, sedangkan Indonesia cuma 240 juta orang. Perbandingannya juga jauh banget kan. Berarti penduduk dengan bakat bermain sepak bola juga lebih banyak dari China. Wajar dong perbandingannya aja sampe 1.2 miliar penduduk.

4. Jika Indonesia Menang, Glodok Terancam Tutup

Glodok adalah salah satu daerah di Jakarta Pusat, disana gudangnya jual-beli elektonik dan penjualnya rata-rata orang China. Bisa kita bayangkan kalau tadi malam Indonesia menang apa yang akan terjadi disana. Mereka berdemo besar-besaran minta pertandingan ulang sampai China menang, kalau tidak semua toko akan mereka tutup lalu mereka hijrah ke negara lain. Wah repot juga tuh nanti malah jadi PR baru buat Gubernur DKI.

Sayang juga kan kalau orang kayak gini minggat dari Indonesia gara-gara China kalah

5. Takdir

Ya kalau udah takdir mau digimanain juga gak akan berubah. Mungkin Indonesia sudah ditakdirkan tuhan untuk kalah. ADR