Alasan Dibalik Kepergian Yohan Cabaye ke PSG

Tanggal 29 Januari 2014 mungkin adalah hari yang cukup menyulut emosi bagi para fans Newcastle United. Mereka resmi ditinggal oleh gelandang pengatur serangan kesayangan mereka, Yohan Cabaye.

Tim kaya raya asal ibu kota Perancis, Paris Saint-Germain resmi memboyong Cabaye dengan mahar 19 juta Poundsterling (Sekitar Rp 323 Miliar) dengan kontrak selama 4 tahun. Harga tersebut 6 juta Pounds lebih tinggi ketimbang ‘buy out’ clausenya sebesar 14 juta Pounds.

Banyak yang bertanya mengapa Cabaye mau meninggalkan Saint James Park, padahal ia adalah pemain yang sangat diandalkan oleh manager The Magpies, Alan Pardew. Berikut Bolawow akan mengungkap alasan Yohan Cabaye pergi meninggalkan Newcastle United.

1. Ingin Menjadi Juara

Bersama Newcastle United, rasanya akan cukup mustahil bagi Cabaye untuk mendapatkan trofi Liga Inggris. Setidaknya ada sekitar 7 Tim papan atas di Liga Inggris yang memiliki kekuatan di atas Newcastle. Cabaye menyadari hal tersebut, ia sudah merenung sambil ngopi plus roko’an di teras rumahnya. Ia sadar seandainya ia pindah ke PSG, kemungkinan mengangkat trofi akan jauh lebih besar pasalnya persaingan di Ligue 1 lebih ringan dibanding dengan EPL.

2. Kangen Kampung Halaman

pardew-cabaye

Cabaye dikabarkan mengalami homesick alias kangen rumah. 4 tahun merantau di negeri orang, Cabaye kangen dengan  Perancis. Banyak hal yang ia rindukan seperti masakan mama, angkringan di Paris, angkot disana, termasuk kangen dengan panti pijet langganannya. Semoga Cabaye tidak lupa sama kita untuk mengajak ke PP langganan nya.

3. Gaji

unduhan (1)

PSG adalah salah satu klub Eropa yang mengiming-imingi gaji besar terhadap pemain incarannya. Mungkin faktor ini juga adalah alasan Cabaye menerima pinangan PSG. Kebutuhan yang semakin meningkat seperti biaya sekolah anak yang meningkat, beli paket internet dan larangan menggunakan bahan bakar subsidi membuat Cabaye akhirnya mau bergabung dengan PSG.

4. Minder

cheick-tiote-4696673

Beberapa tahun belakang, Cabaye sudah tidak nyaman dengan keberadaan Cheikh Tiote. Menurut sumber yang ga jelas asalnya, Cabaye minder dan iri atas ketampanan Cheikh Tiote yang dapat merebut hati para groupies Newcastle United. Hal tersebut wajar karena seperti yang kita tahu bahwa Cheikh Tiote masuk dalam 7 pemain tertampan versi on the semprot.

Deal sudah terjadi, fans Newcastle harus percaya dengan kekuatan skuadnya saat ini tanpa kehadiran seorang Cabaye. Mereka harus merelakan Cabaye yang sebentar lagi akan bersahabat dengan pemain ter’PEDE’ di dunia, Zlatan Ibrahimovic.