Sebenernya kita agak bingung, Denmark ini emang gak punya pemain lagi atau emang menurut mereka terlalu beresiko untuk menggantikan posisi Bendtner sebagai penyelesai akhir serangan yang mereka bangun.

Kenapa? Soalnya dari dulu strikernya Bendtner mulu. Gak bosen apah gak menang-menang? Bendtner itu terlalu baik sama lawan, makanya dia suka sengaja dijelek-jelekin mainnya, biar lawan punya kesempatan.

Contohnya kayak pertandingan persahabatan melawan Turki dini hari tadi nih (04/09/14), Bendtner sengaja gak melakukan tap in yang seharusnya udah jadi keahliannya untuk mencetak gol bagi Denmark.

Skor akhir 2-1 untuk kemenangan Turki.