4 Cerita Menarik Dari Pertandingan Arema Cronous Melawan Hamburg SV

Areman v Hamburg

Arema Cronous terus melakukan persiapan jelang bergulirnya kompetisi ISL musim 2014. Setelah sebelumnya mengikuti serta menjuarai Trofeo Persija, kini Arema mengundang tim top asal Jerman, Hamburger SV, untuk melakukan pertandingan persahabatan.

Pertandingan yang dilangsungkan di Stadion Kanjuruhan Malang tersebut tentu saja menarik minat puluhan ribu Aremania yang ingin menonton tim kesayangan mereka sekaligus ingin melihat wajah Rafael Van Der Vaart secara langsung.

Tur Hamburg ke Indonesia di tengah libur singkat kompetisi Bundesliga ini ternyata banyak menghadirkan cerita serta konflik di dalamnya. Berikut beberapa cerita yang berhasil bolawow rangkum:

1. Keluhan Dari Van Marwijk

bert-140105c

Sebelum bertolak ke Indonesia, pelatih Hamburg SV, Van Marwijk sudah gerutuan dengan keputusan klub untuk jauh-jauh ke Indonesia hanya untuk melakoni pertandingan persahabatan. Van Marwijk akhirnya tenang setelah diberitahu bahwa Hamburg menerima uang yang cukub besar atas kedatangan mereka ke Indonesia. Kabarnya Hamburg menerima uang sebesar 500 ribu euro (Rp8.3 miliar) selama berada di Indonesia. Rp8.3 miliar? cukuplah buat berkunjung ke PPPP (Panti Pijet Ples-Ples) terbaik setempat.

2. Hasil Imbang

Walaupun Van der Vaart telah bersabda bahwa mereka akan mencetak gol sebanyak-banyaknya ke gawang Arema, namun itu tidaklah cukup untuk menjatuhkan moral ‘Singo Edan’. Secara mengejutkan Arema berhasil menahan imbang klub asal Jerman tersebut 2-2. Gol Hamburg diciptakan oleh Van der Vaart (23) dan Zoua (44)¬† sementara gol untuk Arema diciptakan oleh Gonzales (34) dan Sunarto (56)

3. Pihak Hamburg Terkesan Dengan Arema

aremania_curva_north_by_begundalongisnade-d61vrxf

Direktur Olahraga Hamburg SV Olivier Kruezer mengatakan bahwa mereka sangat terkesan dengan Arema karena berhasil menahan imbang timnya 2-2. Pak Kruezer ini juga terkesan dengan supporter Arema yang berani tampil¬† ‘all out’ dan ‘gila-gilaan’ demi mendukung tim kesayangannya.

4. Kekecewan CEO Arema

Setelah pertandingan usai, para pemain Hamburg langsung pada ‘melengos’ ke ruang ganti. Tak ada momen poto-poto seusai pertandingan, momen dadah-dadah sekedar say hello juga tak ditunjukkan oleh para pemain Hamburg. Padahal para Aremania ingin sekali melihat dari dekat mantan pemain legend Arsenal, Johan Djourou. Insiden inilah yang kemudian disesalkan oleh CEO Arema Cronous,¬†Budianto. Mas Budianto bilang gini nih seusai pertandingan “Kalau boleh jujur, kami tak simpatik tim lawan. Mereka terkesan berpandangan buruk setelah hasil imbang”.

Aremania Respect 5

Insiden ini ternyata ditepis oleh pihak Hamburg yang mengatakan bahwa para pemain sedikit tertekan dengan padatnya jadwal dan mereka mengatakan mereka belum makan malem. Setelah pertandingan usai memang ada salah satu ‘paparazi’ bolawow yang melihat Lasogga dan Djorou sedang makan di Warteg sekitar stadion.

Walaupun hanya bertajuk pertandingan persahabatan salut terhadapat Arema yang berhasil mngimbangi tim top di Jerman. Mereka sebelumnya juga berhasil mengalahkan DC United dari Amerika. Hal ini juga membuktikan bahwa bakso malang sama enaknya dengan Hamburger.