in ,

4 Alasan Kenapa David Moyes Bakal Meraih Sukses di Real Sociedad

Akhirnya sodarah-sodarah, akhirnya manajer kesayangan kita semua David Moyes mendapat pekerjaan baru setelah beberapa bulan menganggur. Moyes yang dipecat dari bangku kepelatihan Manchester United pada April lalu, kini mendapat mandat untuk melatih klub medioker asal Spayol, Real Sociedad dengan kontrak selama 18 bulan.

Berita langsung tersebar luas. Orang-orang langsung menghakimi bahwa Moyes bakal gagal di Sociedad, mereka bilang kalo Sociedad bakal degradasi lah, Sociedad bakal kalah mulu lah, ya pokoknya omongan bernada miring deh.

Tapi tenang kita hadir disini untuk mendukung Moyes. Dia layak kok mendapat kesempatan kedua. “Kan semua orang bisa mulai dari awal” Kata Alya kepada Cinta di film mini AADC.

Oke deh berikut beberapa alasan menurut kita kenapa Moyes bisa meraih sukses di Sociedad:

1. Doi Gak Jelek-jelek Amat Kok!

Kenapa David Moyes banyak dinilai gagal? Karena dia melatih Manchester United, tim yang terbiasa menang pada setiap pertandingan. Jadi kalah dikit aja langsung booming banget!

Padahal nih ya kalo dibandingin sama suksesornya Van Gaal, David Moyes masih unggul loh. Apalagi Van Gaal kan menghabiskan dana lebih banyak ketimbang Moyes pada bursa transfer.

Bahkan nih ya, statistik terbaru dari Metro mengatakan bahwa presentase kemenangan Moyes per pertandingan lebih bagus dibandingkan manajer Liverpool, Brendan Rodgers.

Tuh gak jelek-jelek banget kan?

2. Ferguson Gak Lagi Nonton di Stadion

Ini nih yang paling penting, sekarang Moyes bisa terlepas dari bayang-bayang Ferguson dan berbagai prestasinya. Moyes sekarang bisa tenang memantau anak buahnya bertanding di stadion tanpa adanya tekanan dari Ferguson yang ikutan hadir di tribun.

Kalo tau-tau nanti Ferguson hadir di Anoeta, berarti fix, Sir Alex Ferguson itu ternyata fans setia David Moyes.

3. Berkurangnya Intensitas Tekanan 

Masih nyambung dari poin sebelumnya, dimana Moyes kini bisa lepas dari bayang-bayang Opa Ferguson. Sekarang Moyes bukan melatih klub elite yang diwajibkan menang tiap pertandingan. Segala tekanan dari fans, media, serta pihak manajemen akan berkurang intensitasnya.

Sekarang tinggal gimana caranya dia bisa dengan cepat belajar bahasa Spanyol agar komunikasinya dengan pihak manajemen dan pemain dapat berjalan lancar. Dan ia dapat dengan segera meminta kepada manajemen untuk memboyong pemain kesayangannya Marouane Fellaini dari Old Trafford.

4. Sekilas Real Sociedad Hampir Mirip Everton

Selama 11 tahun David Moyes menangani tim sekelas Everton. Itu bukan sesuatu yang mudah loh, bagi seorang manajer di Liga Inggris untuk bertahan selama itu di sebuah klub. Sekilas Sociedad ini mirip-mirip nih sama Everton, tim medioker yang hampir selalu berada di 10 teratas papan klasemen. Kalo angin lagi bagus kadang tim kaya gini sering berada di kompetisi tingkat Eropa.

“Sociedad sedikit mirip dengan Everton, mereka adalah klub yang cukup bagus. Jika sedang bagus-bagusnya, mereka bisa lolos ke Liga Champions. Tapi, biasanya mereka adalah tim papan tengah, Klub itu terstruktur dengan rapi. Dia akan merasa seperti di rumah sendiri. Dia tidak akan mendapatkan tekanan jika mereka kalah beberapa laga, mereka punya kepercayaan besar terhadap pelatih asing,” Kata Westerveld yang merupakan mantan pemain Real Sociedad dan Everton era Moyes.

Setelah semua yang udah kita beberin, kita jadi kepengen bikin fanbase David Moyes Indonesia deh. Main di twitter aja dulu. Eh alay banget gak sih? Enggak kan? Yaudah yuk siapa yang mau jadi admin?

Ngupil fd

Jorok Ih, Fans Everton Meperin Upil di Rambut Seorang Wanita

Puskas Award

10 Video Gol Nominasi Puskas Award 2014