parlay cashback

Beberapa pekan lalu, emm sampe sekarang juga masih sih, pemandangan yang gak biasa terlihat di papan klasemen Bundesliga Jerman. Runner-up musim lalu, Borussia Dortmund berada di papan bawah klasemen. Bahkan pernah ada satu momen dimana Dortmund duduk di peringkat paling buncit.

Pertanyaan pun muncul: ‘Ada Apa Dengan Dortmund?’

Setelah puasa setengah hari, Bolawow akhirnya berhasil mengungkap alasan turunnya performa Dortmund selama ini.

1. Kehilangan Robert Lewandowski

Gak bisa dipungkiri bahwa striker Polandia, Robert Lewandowski adalah andalan Dortmund dalam beberapa tahun belakangan. Pada musim pertama kepindahannya dari Signal Iduna Park, Juergen Klopp diduga masih belum bisa move on dari Lewandowski. Striker baru mereka, Ciro Immobile dan Adrian Ramos pun belum bisa menggantikan peran Lewandowski. Atas dasar itu lah hingga kini Dortmund masih kesulitan mencetak gol.

Pekan lalu aja, saat Dortmund menghadapi Borussia Monchengladbach, Cristoph Kramer sampe rela bunuh diri untuk membantu Dortmund mencetak gol.

2. Terpaan Badai Cidera

Masalah klasik setiap tim sepakkbola sih sebenernya. Ya mungkin, Dortmund awal musim ini lagi apes aja karena beberapa pemain kunci mereka seperti Marco Reus, Henrikh Mkhitaryan, Nuri Sahin, Mats Hummels, Jakub Błaszczykowski dan Sebastian Kehl secara bergantian harus masuk ruang perawatan. Ikay Gundogan yang baru aja bergabung dengan tim setelah cidera panjang juga belum bisa menyatu padu dengan Shinji Kagawa dkk.

3. Rapuhnya Lini Belakang

Hingga kini Dortmund udah kejebolan sebanyak 17 gol, hampir setengahnya dari jumlah kejebolan mereka pada satu musim penuh kemarin. Ini udah jelas menunjukkan bahwa lemahnya mereka dalam bertahan. Bahkan dengan kehadiran Mats Hummels di lini belakang, pertahanan Dortmund masih rapuh dan kesalahan individual masih sering dilakukan.

4. Kehadiran Lord Bendtner di Wolfsburg

Gak bisa dipungkiri lagi bahwa kehadiran Lord Nicklas Bendtner di VfL Wolfsburg adalah salah satu penyebab merosotnya penampilan Dortmund. Buktinya, posisi dua alias runner up di klasemen yang biasa ditempati Dortmund, kini diambil alih oleh VfL Wolfsburg.

Seandainya Lord Bendtner bertahan beberapa musim di Wolfsburg, kita yakin Dortmund harus bekerja ekstra keras demi mendapat satu tiket jatah ke Liga Champions.

Oh iya lupa, bicara tentang Liga hampions mungkin adalah satu-satunya hal positif dari Dortmund musim ini, karena performa mereka cukup memuaskan di kompetisi antar klub Eropa tersebut. Bertanding 4 kali, Dortmund berhasil memenangkkan semuanya dan kini mereka telah dipastikan lolos ke babak 16 besar.