in

3 Dampak yang Bisa Terjadi Jika Suatu Klub Bola Dipimpin Wanita Seksi

Memiliki rekan kerja yang cantik, sexy, dan modis adalah impian semua orang di dalam lingkungan pekerjaannya. Gagal fokus jelas adalah dampak yang ditimbulkan. Namun, bagaimana jika hal ini terjadi pada klub sepakbola?

Kabar yang santer beredar beberapa waktu lalu adalah anak dari Silvio Berlusconi, Barbara Berlusconi mengatakan akan merevolusi AC Milan jika ia memimpin klub asal kota mode tersebut. Hal ini cukup menarik jika Barbara Berlusconi benar-benar memimpin AC Milan.

Lalu bagaimana dampak lain buat para perangkat klub jika mereka dipimpin oleh owner seorang wanita yang cantik nan sexy? Nah ini lah  dampak yang kemungkinan bakal terjadi menurut pandangan kita:

 1. Dampak Bagi Jajaran Direksi

Ketika mengadakan rapat tertutup atau rapat umum dengan para pemegang saham, seorang owner akan berada di depan untuk memimpin rapat. Kebayang kan kalau owner cantik dengan kemeja yang ngetat (jeplak-jeplak dikit) dan rok mini dengan rambut pirang terurai memimpin sebuah rapat? Apakah para peserta dapat fokus terhadap materi rapat? Atau mereka malah sibuk dengan imajinasi liar mereka masing-masing?

2. Dampak Bagi Pemain

Ini mungkin adalah dampak yang paling beresiko jika sebuah klub sepakbola dipimpin oleh seorang wanita sexy. Bayangkan jika sang owner sexy selalu memantau para pemainnya latihan dengan langsung datang ke ‘training ground’  menggunakan pakaian sporty sehingga tonjolan-tonjolannya semakin kelihatan. Bukannya fokus latihan, para pemain yang ada malah secara bergantian merayu bos mereka.

Woman-Putting-On-Shoes

Oh iya ini udah pernah kejadian lho! Alexander Pato mantan pemain Milan pernah menjalani hubungan asmara dengan Barbara Berlusconi. Tapi, sekarang hubungan mereka udah tamat sih. Pato galau lalu mengambil langkah untuk ‘move on’ dengan pindah ke klub asal Brazil,

3. Dampak di Stadion

images

Apa jadinya ketika seorang owner cantik nan sexy datang menyaksikan klubnya bertanding dengan mengajak teman-teman sosialitanya? Apakah para pemain kedua klub, staff, wasit, panitia pertandingan dan para penonton bakal gagal fokus berjamaah? Apakah bangku-bangku stadion mendadak menjadi lengket akibat penonton melakukan olahraga tangan berjamaah?

So, kebayangkan kan dampak nya jika sebuah klub sepakbola dipimpin oleh seorang wanita? Jangankan mereka, para pembaca pun terkena dampaknya setelah membaca ini dengan mencari video / foto hot dan langsung meluncur ke kamar mandi bersenjatakan sabun 7 rasa.

Arsene-Wengers-coat-zip-problem-Arsenal-v-Norwich (1)

Funny Moment: Wenger dan Resleting Jaketnya

Clarence Seedorf 011

Hal-hal yang Dapat Dilakukan Seedorf Setelah Menjadi Pelatih AC Milan